Bahaya Melawan Kedua Orang Tua (Uququl Walidain) dalam Islam

Berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain) adalah salah satu amal yang paling mulia dan dicintai oleh Allah SWT. Sebaliknya, melawan, membentak, atau menyakiti perasaan orang tua—yang dikenal dengan istilah uququl walidain (durhaka kepada orang tua)—merupakan salah satu dosa besar dalam Islam yang mendatangkan murka Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat.
- Dosa Besar yang Disetarakan dengan Syirik
Dalam sebuah hadis sahih, Rasulullah SAW memasukkan durhaka kepada kedua orang tua ke dalam jajaran dosa besar setelah menyekutukan Allah. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi SAW bersabda:
“Dosa-dosa besar yang paling besar adalah: mempersekutukan Allah, membunuh jiwa, dan durhaka kepada kedua orang tua.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Sanksi Disegerakan di Dunia
Berbeda dengan maksiat lainnya yang balasannya kerap ditunda hingga hari kiamat, hukuman bagi anak yang durhaka kepada orang tuanya sering kali disegerakan oleh Allah SWT semasa ia hidup di dunia. Rasulullah SAW bersabda:
“Semua dosa akan diakhirkan (balasannya) oleh Allah sesuai kehendak-Nya hingga hari kiamat, kecuali durhaka kepada kedua orang tua. Sesungguhnya Allah menyegerakan (hukuman) bagi pelakunya pada masa hidupnya sebelum mati.” (HR. Al-Hakim)
3. Ancaman Tidak Masuk Surga
Ridha Allah SWT sangat bergantung kepada ridha kedua orang tua. Murka orang tua pun menjadi perwujudan murka-Nya. Oleh karena itu, orang yang durhaka diancam tidak akan bisa mencium aroma surga. Rasulullah SAW bersabda:
“Ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki (menyerupai kaum lelaki), dan ad-dayyuts (suami/kepala keluarga yang tidak memiliki sifat cemburu/membiarkan kemaksiatan pada keluarganya).” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)
Peringatan Al-Qur’an
Allah SWT bahkan melarang kita untuk sekadar berkata kasar atau mendesiskan kata “ah” yang menunjukkan kejengkelan kepada mereka, sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Isra’ ayat 23:
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” (QS. Al-Isra’: 23)
Kesimpulan
Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah bagi seorang anak. Melawan mereka bukan hanya merusak hubungan keluarga, tetapi juga mendatangkan kehancuran hidup di dunia dan azab yang pedih di akhirat. Mari senantiasa menjaga lisan, sikap, dan perbuatan kita agar selalu berbakti dan membahagiakan mereka.
